Assessment Anak

Apa itu assessment anak? Fungsinya apa?

Bagi saya, ini adalah sebuah milestone, dan langkah awal sebelum ke proses selanjutnya, kurikulum HE.

Assessment anak, saya pribadi lebih suka menyebutnya sebagai profiling. Saya sebut demikian karena memang fungsi dari assessment ini adalah untuk mendapatkan profile anak kita secara berkala. Maksudnya berkala di sini adalah, assesment dilakukan secara periodik, bisa 3 bulan, 6 bulan bahkan 1 tahun, dan diambil dari hasil pengamatan beberapa portofolio yang sudah ditulis. Selain sebagai catatan dokumentasi, juga untuk evaluasi tentang pencapaian dari assesment periode sebelumnya.

Memang perlu didokumentasikan ya? Karena saya adalah seorang fasilitator HS, tentu akan menjawab : perlu. Karena ini termasuk bagian dari proses yang harus dilakukan setelah dan sebelum menulis portofolio anak.

Profiling sebelum menulis portofolio digunakan untuk mendapatkan “kondisi” anak saat ini (opsional, lebih baik dilakukan). Kemudian hasilnya nanti dibandingkan dengan profiling setelah pengamatan portofolio.

Cara profiling nya bagaimana?

Ini yang menarik, sebenarnya ini erat hubungannya dengan Emisol yang dibahas kemarin, yaitu proses mengamati dan membantu memberi solusi. Hanya saja ini adalah versi dokumentasinya, jadi menulis hasil pengamatan serta menyalinnya di lembar profil anak yang sudah dibuat sebelumnya.

Sepertinya susah dilakukan ya? Apabila kita sudah menulis dan mendokumentasikan aktivitas anak ke dalam portofolio anak, maka profiling ini sebenarnya hanya “menyimpulkan” beberapa pola yang ditemukan dalam kumpulan portofolio tersebut dan menuliskan kembali ke dalam sebuah lembar assessment baru. Hal ini juga berkaitan erat dengan sejauh mana kedekatan anda dengan anak – anak, semakin erat hubungan anak dengan anda, semakin mudah profiling ini dilakukan :-).

Semakin lekat orangtua dan anak, proses profiling akan terasa semakin mudah karena hanya “memindahkan” hasil pengamatan mata, telinga, hati dan perasaan ke dalam lembaran kertas.

Ada beberapa tool yag bisa digunakan dalam usaha pendokumentasian/profiling ini; misal dengan anecdotal record, kolom isian, skema, bahkan dengan model mind mapping. Jadi, seribu jalan ke Mekkah berlaku di sini, tinggal pilih saja. Nanti akan saya sertakan contoh mind mapping untuk profiling ini agar bisa didownload beserta contohnya.

Profiling anak

Profiling kami terdiri dari 6 tema (bahasa, kemandirian, emosi, keimanan, minat, sosialisasi).

Setiap tema dibagi lagi menjadi 2 bagian: kiri (saat ini) dan kanan (penguatan aktivitas).

Sebelah kiri adalah hasil (kondisi anak) pada saat profiling. Sedangkan sebelah kanan adalah kesimpulan atau aktivitas yang direncanakan untuk mendukung hasil sebelah kiri.

Jadi, sudahkah anda tahu milestone anak anda di mana? 🙂

Advertisements

One thought on “Assessment Anak

Comments are closed.